Angin yang sama seperti April lalu
Sama-sama dingin
Sama-sama ngilu
Beruntung aku masih bisa mendengar suara yang sama seperti April lalu
Sama-sama berat
Sama-sama hangat
Tapi sayang, sore ini tidak sama seperti sore April lalu
Tidak sama cerah
Tidak sama indah
(Sembari menunggu pesawat yang terlambat berangkat, Soekarno-Hatta, 31 Juli 2010)
-
Tak Seperti April Lalu
Kamis, 30 Juni 2011
Posted by Wan Ulfa Nur Zuhra at 14.53 | Labels: Sastra | 0 comments | Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook |