Rss Feed
  1. Tentang Hans

    Sabtu, 08 September 2012


    Kurang dari satu jam yang lalu, ketika ia sedang di atas motor sendiri, kenangan tentang sahabat lamanya terputar ulang. Lalu ia merasa rindu mulai menyerang. Sahabat itu, bernama Hans. Teman seangkatannya di sebuah organisasi pers mahasiswa di kampus kala itu. Aktivitas dan rutinitas di kampus lah yang membuat mereka dekat.

    Ia masih ingat ketika ia kembali dari kampung halaman dan tiba di terminal. Saat itu, ia merasa tidak enak badan. Hans lah yang bisa diandalkannya untuk menjemputnya ke terminal dan mengantar ke kos-kosan.

    Beberapa kali selalu ia repotkan Hans untuk menemaninya liputan ke luar kampus. Hans mengaku senang bila diajak liputan ke luar. Pernah, Hans menemaninya ke Galeri Tondi. Saat itu ada pameran seorang pelukis dari Jogja, ada juga penampilan musik dari Alm. Ben Pasaribu. Hans terlihat sangat bahagia menikmati lukisan dan pertunjukan. Hans tak peduli dengan resiko dimarahi karena terlambat datang rapat. Tiap pulang rapat, ia selalu minta diantar Hans, dan Hans mengantarnya tanpa pernah mengeluh.

    Kedekatan itu mulai renggang sejak Hans keluar dari organisasi karena suatu alasan. Ia sibuk, Hans sibuk. Berasal dari dua fakultas berbeda membuat tak pernah ada kegiatan atau kepentingan yang membuat mereka harus bertemu. Saling berkirim kabar lewat pesan singkat pun tak bertahan lama.
    Saat ini, sudah tiga tahun mereka tak saling memberi kabar. Ia sudah menjalani hidupnya, pun begitu dengan Hans. Tapi malam ini, mendadak ia rindukan Hans, sahabat lamanya. 

    |


  2. 0 comments:

    Posting Komentar